Matabengkulu.com – Peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum (Harbak PU) Yang Jatuh Pada 3 Desember Menjadi Momen Untuk Mengenang Sejarah Panjang Perjuangan Dan Kontribusi Besar Bidang Pekerjaan Umum Dalam Pembangunan Indonesia.
Hari Bakti Pekerjaan Umum Bermula Dari Peristiwa Heroik Pada 3 Desember 1945 Di Gedung Departement Van Verkeer En Waterstaat (Kini Gedung Sate), Bandung. Saat Itu, 21 Anggota Gerakan Pemuda Pekerjaan Umum Berjuang Mempertahankan Gedung Tersebut Dari Serangan Pasukan Nica.Meski Dihadapkan Pada Kekuatan Musuh Yang Jauh Lebih Besar, Para Penjaga Gedung Sate Memilih Untuk Bertahan. Mereka Melawan Hingga Titik Darah Penghabisan Demi Mempertahankan Gedung Tersebut.
Pertempuran Sengit Itu Berlangsung Selama Tiga Jam. Dalam Pertempuran Itu, Tujuh Petugas Pu Gugur, Dan Hingga Kini Jenazah Mereka Tidak Pernah Ditemukan. Ketujuh Pahlawan Yang Gugur Adalah Didi Hardianto Kamarga, Muchtaruddin, Soehodo, Rio Soesilo, Soebengat, Ranu, Dan Soerjono.Mereka Kemudian Dikenang Dengan Gelar Pahlawan Sapta Taruna.
Pada Tanggal 3 Desember 1951, Menteri Pekerjaan Umum Pada Waktu Itu, Ir. Ukar Bratakusuma, Menyatakan Ketujuh Pemuda Pahlawan Tersebut Dihormati Sebagai “Pemuda Yang Berjasa”. Tanda Penghargaan Telah Disampaikan Kepada Para Keluarga Mereka Yang Ditinggalkan.
Lalu, Pada 2 Desember 1961, Menteri Pertama Ir. H. Djuanda (Almarhum) Memberikan “Pernyataan Penghargaan” Tertulis Kepada Mereka Yang Gugur Pada Peristiwa 3 Desember 1945 Dalam Mempertahankan Gedung Pertama Departemen Pekerjaan Umum Ri.
Peristiwa 3 Desember 1945 Itu Tercatat Dalam Sejarah Perjuangan Bangsa Dan Sejarah Perkembangan Pekerjaan Umum. Hingga Kini, Peristiwa 3 Desember Diperingati Sebagai Hari Kebaktian Pekerjaan Umum (Hari Bakti Pu/Harbak Pu).Tahun 2024, Harbak Pu Menginjak Usia Ke-79 Dengan Tema “79 Tahun Bakti Pu Membangun Negeri Untuk Rakyat”. Tema Ini Menegaskan Komitmen Sektor Pu Dalam Menghadirkan Infrastruktur Yang Bermanfaat Bagi Masyarakat Luas.

Dinas Pupr Provinsi Bengkulu Ikut Melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Bakti Pu Ke 79.Dengan Suasana Yang Hikmatbertempat Dihalaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (Pupr) Provinsi Bengkulu.
Upacara Bendera Di Lingkungan Dinas Pupr Provinsi Kali Ini Dipimpin Langsung Oleh Kadis Dinas Pupr Provinsi Tejo Suroso,St.M.Si. Pada Momen Pembacaan Sambutan Tertulis Menteri Pupr Ri, Dody Hanggodo, Menyampaikan Pentingnya Peran Insan Pupr Dalam Membangun Infrastruktur Yang Berkelanjutan Dan Berorientasi Pada Kesejahteraan Masyarakat. “Hari Bakti Pekerjaan Umum Yang Ke-79 Tahun Ini Mengusung Tema ‘79 Tahun Bakti Pu Membangun Negeri Untuk Rakyat.’ Tema Ini Menjadi Momentum Penting Bagi Seluruh Keluarga Besar Kementerian Pupr Serta Dinas Pupr Provinsi Bengkulu Untuk Meningkatkan Nilai-Nilai Dan Semangat Menjaga Kekompakan, Disiplin, Pengabdian Dan Sportivitas Dalam Bekerja,” Ujar Tejo Saat Membacakan Sambutan Menteri Pupr.
Pada Kesempatan Ini Ia Juga Menyampaikan Terima Kasih Dan Apresiasi Yang Tinggi Dari Pimpinan Hingga Pegawai Jajaran Dan Mitra Kerja Dinas Pupr Provinsi Bengkulu Atas Kinerja Dan Dedikasinya Di Tahun Ini.
Momentum Harbak Pu Menjadi Pengingat Bagi Seluruh Insan Pupr Akan Pentingnya Semangat Kolaborasi Dan Dedikasi Dalam Membangun Provinsi Bengkulu.
Pembangunan Infrastruktur, Khususnya Di Wilayah Provinsi Bengkulu Yang Memiliki Tantangan Geografis Tersendiri, Memerlukan Kerja Keras Dan Komitmen Yang Tinggi.
Acara Ini Juga Menjadi Wadah Apresiasi Atas Kontribusi Para Pegawai Pupr Dalam Berbagai Program Pembangunan Yang Telah Membawa Manfaat Besar Bagi Masyarakat Provinsi Bengkulu.

Setelah Upacara, Acara Dilanjutkan Dengan Ramah Tamah Yang Penuh Keakraban.
Semangat Harbak Pu Ke-79 Di Provinsi Bengkulu Menjadi Momentum Untuk Terus Mempererat Sinergi Dalam Mewujudkan Pembangunan Infrastruktur Yang Tidak Hanya Kokoh, Tetapi Juga Membawa Manfaat Nyata Bagi Masyarakat. “Bersama Kita Bangun Negeri Untuk Rakyat,” Menjadi Pesan Yang Terus Digaungkan Di Tengah Upaya Pembangunan Yang Berkelanjutan.(Id )